Dalam kurun waktu satu dekade terakhir ini, sektor perbankan sedang memasuki era liberalisasi yang ditandai dengan banyaknya institusi-institusi bank asing dari berbagai negara yang masuk dan berinvestasi di negara kita. Sebut saja misalnya CityBank, CIMB Niaga, dan HSBC. Fakta-fakta dan konsekuensi-konsekuensi liberalisasi sektor perbankan merupakan tantangan nyata yang harus dihadapi kedepannya, karena persaingan bisnis industri perbankan tentunya akan semakin ketat.
Infobank, sebagai media informasi perbankan dengan reputasi yang sangat bagus dari pembaca dan mitra bisnisnya, menyadari bahwa persaingan bisnis perbankan hanya akan dimenangkan oleh mereka yang tentunya memiliki kinerja yang baik dan memberikan pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat. Berangkat dari pemahaman tersebut, maka Biro Riset Infobank setiap tahunnya melakukan kajian mengenai kinerja keuangan seluruh bank di Indonesia.
BPD Kaltim juga menyadari kondisi persaingan industri perbankan saat ini. Pilihannya adalah bagaiaman menjadikan BPD Kaltim sebagai champion (pemenang) di daerahnya sendiri. Inilah yang menjadi tekad besar BPD Kaltim untuk terus memperbaiki dirinya dan meningkatkan kepercayaan publik di Kalimantan Timur.
Apa yang diupayakan oleh Direksi dan Manajemen BPD Kaltim tidaklah sia-sia. Setiap tahunnya dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini, Biro Riset Infobank memposisikan BPD Kaltim sebagai bank dengan predikat performance Sangat Bagus. Seperti yang dilansir pada Juni 2010, BPD Kaltim menempati rating posisi ke-13 dengan predikat Sangat Bagus sebagai bank dengan kegiatan usaha terfokus pada segmen usaha tertentu untuk bank dengan modal Rp100 Miliar sampai dengan Rp10 Triliun. Posisi ini semakin mengukuhkan prestasi BPD Kaltim dalam industri perbankan di Kalimantan Timur.
Seperti yang dijelaskan oleh Biro Riset Infobank, rating yang dipublikasikan bertujuan untuk mendorong institusi keuangan supaya lebih terpacu berlomba mencetak kinerja keuangan terbaik, sebagai prasyarat utama untuk tetap eksis dalam persaingan industri perbankan di era liberalisasi saat ini. (ach/hms)